Search minuetoflife.com

August 7, 2012

Love Dare Part 1: Dare 1 to Dare 5 (Indonesian)


Post ini berasal muasal dari blog salah seorang temanku, Leticia, the cute girl yang suka foto-foto and seorang pejuang Kristen sejati. Aku suka banget hobi dia meng-encourage orang-orang di sekitarnya dengan post-post profesional berskala tinggi (banget) tentang relationship and marriage. Buat aku, post dia udah bener-bener memberkati kehidupan relationship-ku dan aku harap teman-teman sekalian juga bisa kecipratan berkah dari insight dia tentang cinta J

Seneng banget deh. Belakangan ini aku disadarkan Tuhan bahwa pejuang Kristus itu berlimpah ruah di dunia ini. Ngga peduli latar belakang kita bagaimana, pekerjaan kita apa, umur, jenis kelamin, suku ras, tingkat pendidikan, dll. Orang Kristen itu ada dimana-mana! Mari saya bagikan sedikit kebahagiaan saya buat teman-teman yang baca post ini. Kalau kamu masih penasaran - koq bisa sih Allah (garis miring Tuhan Yesus) dipuja-puja sampai sebegitunya sama orang-orang Kristen. Well, itu karena Ia menyelamatkan, dan Ia memulihkan relationships. Yesus tahu semua isi hati kita dan Ia sanggup menyembuhkan hati-hati yang terluka. Jadi lembiru deh, ganti sama hati yang ada Tuhan di dalamnya ;)



Program ini berisi 40 dares total. Dare itu artinya tantangan. Istilah lainnya adalah challenge, test, task – tes atau tugas. Satu tantangan (atau tugas) baiknya diselesaikan dalam 1 hari, tapi kalau lebih juga ngga apa-apa. Yang penting kita terus berusaha mempraktekkan tantangan ini kepada pasangan kita. Aku akan melampirkan 5 tantangan dalam 1 post (biar ngga kebanyakan yah). Versi inggris post ini bisa dilihat disini.

Jadiii.. siapkah anda menuntaskan tantangan ini?? Ayo buktikan!

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
By Leticia - Faith, Hope, and Love

The Love Dare, sebuah buku dalam film Fireproof, berisi 40 tantangan hidup seputar hal-hal yang harus kita perbuat bagi pasangan kita dalam 40 hari untuk memiliki hubungan pernikahan yang lebih sehat. Buku ini ditulis oleh Alex dan Stephen Kendrick, dua pastur di Gereja Baptis Sherwood, Albania. Karya mereka telah mengubah banyak jiwa dan memberikan alarm bahwa kesuksesan pernikahan bukanlah suatu hal yang berjalan dengan sendirinya. Pernikahan yang sukses membutuhkan faktor-faktor seperti kerja keras, determinasi, komitmen, dan cinta tanpa imbalan.

Sangat disayangkan, pernikahan di zaman sekarang ini banyak diserang oleh kurangnya pengertian, respek, pujian, dan hal-hal positif lainnya. Hobi, kesibukan dalam pekerjaan dan mengurus anak telah menggeser prioritas hidup. Pasangan hidup dapat berubah menjadi seorang asing dalam rumah atau terlebih lagi, seorang musuh. Akan tetapi teman-teman tercinta harus sadar, problema ini bukanlah sebuah titik akhir dari kehidupan rumah tangga teman-teman. Kita dapat merubah keadaan. Butuh pengorbanan memang, dan yang paling penting adalah pengorbanan ego kita.


Untuk melakukan semua tantangan ini, kita butuh sumber Kasih yang abadi – siapa lagi selain Tuhan. Rekonsiliasi dengan Tuhan adalah kunci keberhasilan hubungan dengan pasangan hidup, karena hanya Tuhan yang mampu memberi kekuatan untuk mengasihi pasangan kita terus menerus, tidak peduli seberapa besar penolakan yang kita terima. Lebih tepatnya, kita butuh Tuhan yang tercermin pada diri seorang Yesus Kristus. Tidak ada formula khusus untuk memperbaiki hubungan pernikahan yang telah remuk. Hanya satu point terpenting yang saya ketahui– kasih tanpa imbalan tidak pernah gagal. Mungkin butuh waktu panjang untuk meruntuhkan tembok pertikaian dalam hubungan kita dengan pasangan, tapi percayalah, saat kita terus berjuan dan terus berserah pada Tuhan, kita tidak mungkin gagal. Percayalah dengan segenap hatimu. Berjalan bersama Tuhan adalah obat paling mujarab untuk menyembuhkan pernikahan yang terluka. Jauh lebih ampuh dibanding segala jenis seminar atau konseling pernikahan tenar.

Saya sangat berharap pernikahan-pernikahan dapat disembuhkan dan dibangun dengan fondasi yang paling kuat, Yesus Kristus. Tuhan besertamu J


Hari 1 – Kasih itu Sabar
Hendaklah kalian selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dengan membantu satu sama lain - Efesus 4:2 [BIS]

Tantangan Hari Ini –  Bagian pertama dari tantangan ini sangat simple. Meskipun kasih dapat dikomunikasikan melalui berbagai macam cara, perkataan kita sering kali merefleksikan kondisi hati kita. Untuk hari-hari berikutnya, buat resolusi untuk menjadi sabar dan tidak mengatakan hal-hal negatif apapun kepada pasangan kita. Saat keinginan muncul, pilih untuk tidak mengatakan apapun. Lebih baik menjaga lidah kita daripada mengatakan hal yang akan kita sesali di kemudian hari.


Hari 2 – Kasih itu Lemah Lembut
Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus - Efesus 4:32 [BIS]

Tantangan Hari Ini – Di atas tidak mengatakan hal negatif apapun pada pasangan, lakukan sedikitnya satu sikap baik yang tidak terduga untuknya.


Hari 3 – Kasih itu tidak Iri Hati
Hendaklah Saudara-saudara saling mengasihi satu sama lain dengan mesra seperti orang-orang yang bersaudara dalam satu keluarga, dan hendaknya kalian saling mendahului memberi hormat - Roma 12:10 [BIS]

Tantangan Hari Ini – Hal apapun yang kita dedikasikan waktu, energi, dan materi akan menjadi penting dalam hidup kita. Sulit untuk menghargai sesuatu yang tidak kita investasikan. Disamping menahan diri dari komen-komen negatif, belikan pasangan anda sesuatu yang berkata, “Aku memikirkanmu hari ini.”


Hari 4 – Kasih itu Bijaksana
Betapa sulitnya pikiran-Mu bagiku, ya Allah, dan betapa banyak jumlahnya! Jika kuhitung, lebih banyak dari pasir; bila aku bangun, masih juga kupikirkan Engkau - Mazmur 139:17-18

Tantangan Hari Ini – Hubungi pasangan di tengah kesibukan sehari-hari anda. Tidak ada motivasi lain selain ingin mengetahui kabarnya. Tanya pasangan jikalau ada hal yang bisa anda lakukan untuknya hari ini.


Hari 5 – Kasih itu tidak Kasar
Siapa pagi-pagi mengucapkan salam kepada kawannya dengan suara yang kuat, dianggap mengucapkan laknat - Amsal 27:14

Tantangan Hari Ini – Minta pasangan untuk meng-list tiga hal yang membuat dia tidak nyaman atau kesal dengan anda. Akan tetapi, anda harus meminta tanpa mengecam pasangan atau membenarkan kelakuaan anda. Ingat, list ini hanya dari perspektif mereka saja.

Well? Jangan sampai deh! Selesaikan tantangan kamu hari ini!


Gambar diambil dari berbagai narasumber